Kader Golkar dan PDIP Adu Nasib di Partai Demokrat
SERPONG - Dua kader di luar Partai Demokrat memaparkan visi-misinya sebagai bakal calon (balon) wali kota Tangerang Selatan (Tangsel) yang diadakan partai berlambang Bintang Mercy tersebut di Hotel Santika, BSD, Tangerang Selatan, Minggu (28/6).
Hadir dalam paparan visi-misi itu pengurus DPP Partai Demokrat Didi Irawadi, Imelda Sari dan Wakil Sekjen DPP Ikhsan Modjo.
Kedua kader itu adalah Airin Rachmi Diany (Partai Golkar) dan Heri Gagarin (PDI Perjuangan). Dua partai ini adalah pemenang dalam pemilu 2014 di Tangsel, masing-masing mendapat sembilan kursi.
Airin yang saat ini masih menjabat Walikota Tangerang Selatan tampak begitu lancar memaparkan visi-misinya jika kelak terpilih kembali sebagai walikota. Hal ini wajar saja, karena Airin tinggal melanjutkan program pembangunan yang telah dilakukan selama empat tahun terakhir.
Sementara Heri sebagai tokoh muda Tangsel lebih banyak menyoroti masalah pembenahan infrastruktur dan penataan kota serta pencegahan korupsi untuk menciptakan tata pemerintahan yang bersih.
"Ada sembilan program prioritas yang akan saya lakukan jika kelak Partai Demokrat memilih saya untuk maju sebagai calon walikota,"ujar Heri memulai paparannya.
Di antara sembilan program strategis itu di antaranya adalah masalah penataan ruang dan pengendalian lingkungan hidup, pemberdayaan perempuan dan pemuda, penataan sarana dan prasarana perkotaan termasuk masalah jalan, serta reformasi birokrasi dan pemberantasan korupsi.
"Insya Allah, jika Tangsel semua bersih, penataan dan pembangunan kota dapat dirasakan untuk kesejahteraan masyarakat Tangsel," jelas Heri Gagarin.
Ketua Dewan Pembina Barisan Relawan Tangerang Selatan ini terus mencari dukungan dari partai lain meski dirinya adalah kader partai banteng moncong putih, salah satunya Partai Demokrat.
"Yah saya terus menjalin komunikasi politik dengan teman-teman partai, mengingat tidak ada satu pun partai di Tangsel mengusung sendiri wali kotanya, melainkan harus berkoalisi, kita butuh minimal 10 kursi untuk bisa diusung," tuturnya.
Ditanya partai mana saja yang sudah dikomunikasikan, Heri menjawab dirinya sudah ikut penjaringan di Partai Hanura, PKS, Partai Demokrat, dan jika memungkinkan nanti di PPP. Bagaimana jika PDIP sendiri tidak mengusung dirinya? "Semua kita serahkan kepada Allah SWT," kata Heri.
Popularitas Heri saat ini semakin naik dan diperhitungkan, tercermin dari rilis survei yang dilakukan Forum Indonesia Bebas Koruptor (Inbek) Korwil Tangsel beberapa waktu lalu yang menempatkan dia sebagai salah satu bakal calon yang berpeluang menjadi Walikota Tangsel. [el/beritasatu]

