Dapat Jatah Kampanye Terbuka, Hadir Pilih Kampanye Simpatik Pengobatan Gratis
CIMAHI - Mendapat jatah kampanye rapat umum Pilkada Kota Cimahi 2017, pasangan calon Wali Kota-Wakil Wali Kota Cimahi nomor urut 2 Asep Hadad Didjaya-Irma Indriani (Hadir) memilih aksi bakti sosial pemeriksaan kesehatan dan pengobatan gratis. Aksi pelayanan langsung kepada masyarakat dinilai lebih bermanfaat ketimbang pamer dukungan yang tidak menarik simpati masyarakat.
Pelaksanaan pemeriksaan dan pengobatan digelar di 15 kelurahan di Kota Cimahi. Hadad dan Irma menyambangi sejumlah lokasi sambil menyapa masyarakat yang sedang mendapat pelayanan.
Ditemui di posko pemenangan paslon Hadir di Jalan Daeng Muhammad Ardiwinata-Cihanjuang Kota Cimahi, Hadad mengakui berdasarkan jadwal KPU Kota Cimahi pihaknya diberi waktu pelaksanaan kampanye rapat umum pada Sabtu, 21 Januari 2017.
"Namun dengan beberapa pertimbangan, kami dari paslon Hadir tidak akan melaksanakan kampanye terbuka dan menggantinya dengan kegiatan kampanye simpatik pemeriksaan dan pengobatan gratis yang dilaksanakan di 15 titik di masing-masing kelurahan," ujarnya.
Hadad menilai, kampanye terbuka bakal memicu kemacetan yang tentu merugikan masyarakat. "Misal kita perkirakan warga yang hadir 5.000-6.000 orang, macetnya bakal kemana-mana. Sudah masyarakat sedang stres menghadapi kenaikan harga sembako ditambah beban kemacetan yang kita buat," ucapnya.
Kampanye simpatik, lanjut Hadad, bakal mendapat respon bagus dari masyarakat. "Daripada merugikan masyarakat, kita cari kampanye yang elegan. Turun langsung dan memberi pelayanan, saya kira masyarakat bisa menilai," imbuhnya.
Malah, Hadad menilai, kampanye terbuka merupakan kampanye tradisional. "Sudah enggak level, pakai arak-arakan, pamer kekuatan. Itu tradisional, mending kita cari upaya lebih elegan dalam menggaet suara masyarakat," ungkapnya.
Apalagi, Hadad yakin bakal memenangkan Pilkada Kota Cimahi 2017. "Sangat yakin. Demokrat-Gerindra tidak mungkin usung saya kalau tidak berpotensi menang, keduanya bukan partai pragmatis tapi ilmiah dengan hitungan dan kajian jelas. Kita yakin bisa diterima oleh masyarakat sebagai pemimpin Cimahi. Yang lain silahkan klaim apapun, yang jelas kami bakal unggul," tuturnya. [pr/ded]

